Publikasi

...

Energi Mega Persada Alokasikan Rp38,56 Miliar untuk Kegiatan Eksplorasi Migas di Empat Wilayah Kerja

Rabu, 15 Oktober 2026

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) terus menjalankan kegiatan eksplorasi dan pengembangan minyak dan gas bumi (migas) melalui sejumlah wilayah kerja yang dikelola perusahaan bersama entitas anak usahanya. Dalam laporan aktivitas eksplorasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan mencatat biaya kegiatan mencapai sekitar Rp38,56 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (13/10/2026), aktivitas tersebut mencakup delapan kegiatan pengeboran yang tersebar di empat wilayah kerja migas, yakni Blok Siak, Blok Malacca Strait, Blok Bentu, dan Blok Kampar. Seluruh kegiatan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya migas pada wilayah operasionalnya.

Dari keseluruhan kegiatan yang dilaporkan, Blok Siak dan Blok Malacca Strait masing-masing mencatat tiga kegiatan pengeboran. Sementara itu, Blok Bentu dan Blok Kampar masing-masing melaksanakan satu kegiatan.

Kegiatan yang dilaporkan meliputi pengeboran sumur eksplorasi maupun pengembangan. Kedua aktivitas tersebut memiliki fungsi berbeda dalam industri hulu migas, yakni untuk mengidentifikasi potensi sumber daya baru serta mengoptimalkan pemanfaatan lapangan yang telah dikembangkan.

Kelanjutan Pengeboran untuk Mendukung Pengembangan Migas

Dalam laporan yang disampaikan perseroan, sejumlah sumur telah memulai kegiatan pengeboran sejak Juni hingga September 2026. Tahapan tersebut menunjukkan berlangsungnya aktivitas teknis pada berbagai lokasi operasional perusahaan.

Direktur sekaligus Corporate Secretary Energi Mega Persada, Riri Hosniari Harahap, menyampaikan laporan aktivitas eksplorasi tersebut sebagai bagian dari keterbukaan informasi perusahaan kepada publik dan pemangku kepentingan.

Perseroan juga mencantumkan rencana untuk meneruskan pekerjaan pengeboran pada seluruh kegiatan yang dilaporkan. Kelanjutan aktivitas ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi potensi hidrokarbon dan pengembangan sumber daya migas.

Kegiatan eksplorasi memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan industri hulu migas nasional. Melalui pengeboran yang dilakukan secara bertahap, perusahaan dapat memperoleh informasi geologi dan karakteristik reservoir sebagai dasar dalam menentukan langkah pengembangan berikutnya.

Selain mendukung kegiatan operasional, investasi eksplorasi berpotensi meningkatkan kebutuhan terhadap jasa pengeboran, peralatan migas, dukungan teknis, serta layanan penunjang lainnya.

Bagi Provinsi Riau, keberadaan sejumlah wilayah kerja yang menjadi lokasi kegiatan tersebut memperlihatkan pentingnya kawasan ini dalam aktivitas industri hulu migas Indonesia.

Dengan berlanjutnya program eksplorasi dan pengembangan, diharapkan potensi sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus mendukung keberlanjutan produksi dan penguatan ketahanan energi nasional.

Sumber: Kontan.co.id, Energi Mega (ENRG) Gelontorkan Rp38,56 Miliar untuk Aktivitas Eksplorasi; Keterbukaan Informasi PT Energi Mega Persada Tbk, 13 Oktober 2026.

Kategori: Berita Migas | Eksplorasi dan Produksi | Energi Nasional

Loading...