Publikasi

...

Perkuat Ekonomi Riau, SF Hariyanto Dorong Sinergi Sektor Keuangan dan Pengembangan UMKM

Senin, 26 Oktober 2026

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui perluasan akses layanan keuangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut dilakukan dengan mempererat kerja sama antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan pelaku industri jasa keuangan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor diperlukan agar masyarakat memperoleh kemudahan dalam mengakses pembiayaan sekaligus mengembangkan kegiatan usaha produktif.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Financial Expo dan Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 yang berlangsung di Pekanbaru Xchange Mall, Minggu (25/10/2026).

Menurut SF Hariyanto, kemudahan memperoleh pembiayaan perlu didukung dengan pendampingan usaha serta perluasan akses pasar. Dengan demikian, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan tambahan modal, tetapi juga memiliki kesempatan meningkatkan daya saing dan memperluas kegiatan usahanya.

Pemerintah daerah berharap kerja sama dengan lembaga jasa keuangan dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk mendorong terciptanya lapangan kerja baru.

Pemprov Riau Perkuat Dukungan bagi Pelaku UMKM

Selain mendorong akses pembiayaan, Pemprov Riau berupaya memberikan kemudahan dalam pengurusan perizinan dan sertifikasi produk untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan pasar, memperluas jaringan kemitraan, dan membuka peluang pemasaran yang lebih besar.

SF Hariyanto juga menyoroti pentingnya peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai wadah koordinasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan masyarakat.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, dukungan sektor keuangan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha, termasuk kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.

OJK Dorong Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Riau, Moh Fredly Nasution, menjelaskan bahwa Bulan Inklusi Keuangan merupakan agenda nasional yang melibatkan OJK, Bank Indonesia, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), serta berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan Financial Expo menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal berbagai produk dan layanan keuangan, mulai dari tabungan, pembiayaan, hingga sistem pembayaran.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memahami manfaat dan risiko layanan keuangan serta memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Fredly menilai, perluasan akses keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar pemanfaatan layanan keuangan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan.

Sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan diharapkan terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan kegiatan ekonomi produktif, serta mendukung pembangunan ekonomi Riau yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : Halloriau.com, 26 Oktober 2026 – SF Hariyanto Dorong Kolaborasi Industri Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Riau.

Kategori:Ekonomi Daerah | UMKM | Keuangan dan Perbankan

Loading...